Serangan Udara di Yaman 31 Warga Sipil Tewas

Serangan Udara di Yaman 31 Warga Sipil Tewas

Internasional - Sebanyak 31 orang tewas dalam serangan udara di Yaman pada Sabtu 15 Februari 2020. Serangan udara terjadi usai pemberontak Houthi mengklaim telah menembah jatuh salah satu pesawat jet tempur milik Arab Saudi.

Jet tempur tipe Tornado milik Saudi jatuh di provinsi Al-Jawf dalam sebuah operasi militer pada Jumat 14 Februari. Kala itu, jet Saudi sedang membantu pasukan lokal dalam memerangi Houthi.

"Laporan awal mengindikasikan bahwa pada 15 Februari, 31 warga sipil tewas dan 12 lainnya terluka dalam serangan di area Al-Hayjah di Al-Jawf," ucap pernyataan kantor koordinator kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Yaman.

Lise Grande, seorang koordinator PBB, mengecam keras serangan udara tersebut. "Di bawah aturan internasional, pihak-pihak yang bertikai wajib melindungi warga sipil," ujarnya, dilansir dari laman Guardian, Minggu 16 Januari 2020.

"Lima tahun sudah konflik ini berlangsung, tapi kubu bertikai masih belum dapat menegakkan tanggung jawab tersebut," lanjut dia.

Houthi melaporkan adanya sejumlah serangan udara koalisi Saudi di lokasi tempat jatuhnya jet tornado. Menurut laporan stasiun televisi Al-Masirah milik Houthi, wanita dan anak-anak termasuk dari 31 korban tewas.

Koalisi Saudi mengakui adanya "kemungkinan korban" dalam "operasi pencarian dan penyelamatan" di lokasi jatuhnya pesawat jet.

Tanpa menyebut penyebab jatuhnya pesawat jet, koalisi Sauudi mengatakan bahwa dua kru melontarkan diri dari pesawat sebelum insiden. Namun menurut koalisi, Houthi menembaki kedua kru yang merupakan sebuah "pelanggaran terhadap hukum kemanusiaan internasional."

"Kondisi kedua kru kini telah menjadi tanggung jawab dari milisi Houthi," sambung koalisi Saudi *

Komentar Via Facebook :