Ribuan Karyawan PT Serikat Putra Lakukan Aksi Mogok Kerja Tuntut Bonus Kerja Tahunan di Bayarkan

Ribuan Karyawan PT Serikat Putra Lakukan Aksi Mogok Kerja Tuntut Bonus Kerja Tahunan di Bayarkan

Pelalawan - Hataminews.com - Ribuan karyawan PT Serikat Putra  salah satu anak perusahaan PT Salim Ivomas Pratama TBK (SIM P) lakukan aksi mogok kerja selama tiga hari berturut - turut, Senin (12/10/2020) sampai dengan Rabu (14/10/2020), dilakukannya aksi mogok ini oleh ribuan karyawan akibat tidak dibayarkan bonus tahunan dan hak - hak para karyawan lainnya oleh PT Serikat Putra.

Salah satu karyawan panen, Mukidi kepada awak media menjelaskan bahwa hampir keseluruhan karyawan PT Serikat Putra lakukan aksi mogok kerja, mulai karyawan divisi Lubuk Raja Estate (LRE), divisi Bukit raja estate (BRE) dan juga karyawan Pabrik (PKS) terkecuali Security, karyawan teknik listrik dan air.

"Kami merasa kesal kepada pimpinan management PT Serikat Putra (SP) yang mengabaikan kewajiban terhadap karyawan", ucapnya dengan kesal.

Ada 7 point' yang kami tuntut terhadap management PT Serikat Putra, namun tujuan yang paling utama sebagai tuntutan kami yaitu pihak Management PT Serikat Putra belum memberikan kewajibannya kepada kami karyawan yaitu bonus tahunan, dimana bonus ini biasanya kami terima di bulan Juni 2020 akan tetapi sampai kami lakukan aksi mogok ini belum juga diberikan, jelasnya dengan nada tinggi.

Kami para karyawan sangat berharap pihak perusahaan membayarkan bonus tahunan kami, dimana nilai rupiah binusan kami ini adalah 4 bulan gaji dikalikan jumlah gaji yang kami terima setiap bulannya sesuai dengan upah minimum kabupaten, dalam uraian gaji pokok perbulannya kisaran 3 juta dikalikan 4 bulan gaji berarti bonus tahunan yang kami terima kisaran 12 jutaan/ karyawan, dimana bonus kerja tahunan yang harus kami terima tahun 2019 yang wajib di bayarkan pada bulan Juli 2020, terangnya lagi.

Masih lanjut Mukidi, sebenarnya bang masih ada  6 point' yang kami tuntut lagi yakni, gaji rapel kerja, premi mati, premi hidup dan hak karyawan saat mempersiapkan masa pensiun dan sudah pensiun dan yang lainnya lagi dan itu kami anggap memang menjadi hak kami sebagai karyawan PT Serikat Putra.

"Kami dalam melaksanakan aksi mogok ini tidak ada melakukan aksi unjuk rasa bang, namun dalam aksi mogok kali ini kami hanya berdiam diri di rumah aja dan tidak ada yang melakukan aktifitas, pungkasnya.

Saat awak media mencoba menghubungi humas manager humas PT Serikat Putra lewat telepon selulernya namun tidak dapat di hubungi. ('Nto)

 

 

 

 

Komentar Via Facebook :