Adiyus : Terima Ambulance, Idaman Desa Sungai Harapan. Akses Jalan Rusak, Terkendala Keluar Masuk

Adiyus : Terima Ambulance, Idaman Desa Sungai Harapan. Akses Jalan Rusak, Terkendala Keluar Masuk

Kepala Desa Sungai Harapan, Adiyus

Kampar Kiri, HATAMINEWS.COM - Ambulance desa, adalah impian dan dambaan setiap masyarakat ditingkat pedesaan, apalagi terhadap masyarakat desa yang jauh jarak tempuh dengan pusat kesehatan yang berada di pusat kecamatan kota kabupaten. Kali ini, Ambulance desa dari program Pemerintahan Kabupaten Kampar diterima oleh masyarakat Desa Sungai Harapan Kecamatan Kampar Kiri, Selasa (02/02/2021).

Ambulance desa bagi Desa Sungai Harapan Kecamatan Kampar Kiri sudah sejak lama diidamkan masyarakat. Tentu ini sangat menjawab impian idaman bahkan keinginan masyarakat Desa Sungai Harapan.

Demikian dikatakan Adiyus, Kepala Desa Sungai Harapan Kecamatan Kampar Kiri saat menyampaikan sambutan dalam penyerahan Ambulance desa oleh Bupati Kampar, H Catur Sugeng Susanto SH yang digelar di Aula Gedung Serbaguna Kantor Camat Kampar Kiri, Lipat Kain.

Kegiatan ini juga tampak hadir Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, H Dedy Sambudi SKM MKes, Kepala Dinas PMD Kabupaten Kampar Febrinaldi Tridarmawan SSTP MSI, Camat Kampar Kiri H Farid Ridha SSTP beserta Forkopimcam dan Kepala Desa yang turut hadir bersama Perwakilan dari Masyarakat Desa setempat.

"Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Kampar telah memberikan Ambulance Desa ini melaui Bantuan Keuangan Pemkab Kampar, Insyaallah ini akan bermanfaat semaksimal mungkin dalam pelayanan kesehatan masyarakat." Ujar Adiyus.

2 (Dua) orang Kepala Desa penerima Ambulance Desa yakninya Kepala Desa Lipat Kain Selatan Jon Junaidi dan Kepala Desa Sei Geringging Yupenhadi, juga turut menuturkan ucapan terima kasih terhadap diterimanya bantuan Ambulance Desa yang diserahkan langsung oleh Bupati Kampar beserta rombongan.

Dilanjutkan Kepala Desa Sungai Harapan, "Tak lupa juga disini kami menyampaikan Pembangunan Infrastruktur Jalan menuju Desa Sungai Harapan sepanjang 4 (empat) kilometer saat ini kondisinya rusak parah, sehingga mengakibatkan akses keluar masuk terkendala." Pungkas Adiyus sembari berharap implementasi segera dari pihak terkait agar ini tak lagi menjadi persoalan musiman bagi masyarakat yang berada diakses jalan tersebut.

Komentar Via Facebook :