Anggota DPRD Kabupaten Pelalawan Diberitakan, Sunardi : Saya Sudah Laporkan Ke Polda Riau

Anggota DPRD Kabupaten Pelalawan Diberitakan, Sunardi : Saya Sudah Laporkan Ke Polda Riau

Sumber Foto MD

PELALAWAN, HATAMINEWS.COM - Laporan pengaduan terkait fitnah melalui media elektronik yang dituduhkan oleh saudara LT melalui media online yang diduga memberitakan terhadap diri Sunardi sebagai anggota DPRD Kabupaten Pelalawan dengan judul link berita sebagai berikut :

"Oknum Wakil Rakyat Pelalawan Ini Dipolisikan Usai Diduga Hina Suku Melayu" http://penyalainews.com/berita/oknum-wakil-rakyat-ini-dipolisikan-usai-diduga-hina-suku-melayu

Saat ini, sudah dilaporkan ke Ditreskrimsus Polda Riau, Selasa siang (23/02/2021) sekira pukul 11.00 WIB di Polda Riau, Pekanbaru.

Sebagaimana disampaikan Penasehat Hukum Sunardi, Tatang Suprayoga SH MH & Robi Mardiko SH kepada wartawan bahwa, "Ya, benar pada hari Selasa tanggal 23 Februari 2021 telah datang bapak Sunardi didampingi oleh saksi 'suril dan mustar' untuk mengadukan ke Polda Riau bagian krimsus atas dugaan perbuatan fitnah dan pencemaran nama baik yang diduga dilakukan kan oleh inisial LT salah satu media online yang diduga memberitakan hal tersebut," ungkapnya.

Kemudian jelas Tatang, hal ini dilakukan guna menjelaskan kepada publik bahwa apa yang dituduhkan oleh saudara LT melalui media online tersebut adalah fitnah yang sangat keji terhadap diri Sunardi mengingat bahwa Pak Sunardi adalah anggota DPRD Kabupaten Pelalawan yang merupakan perwakilan rakyat di daerahnya, pungkas Tatang saat mendampingi kliennya melapor di Polda Riau.

"Penjelasan kasus ini sudah kami terangkan dihadapan penyidik Polda Riau saat saya mendampingi pak Sunardi  selaku penasehat hukum beliau," ungkap Tatang Suprayoga SH MH & Robi Mardiko SH.

Kemudian pinta Tatang Supra Yoga bahwa sebagai kuasa hukum, pihaknya meminta agar pihak Polda Riau menindaklanjuti aduan dari Sunardi guna mendapatkan kepastian hukum dan terlindunginya hak-hak asasi dari kliennya.

"kita berharap bahwa orang yang melakukan fitnah dan pencemaran nama baik melalui elektronik tersebut atau media online dapat ditindak secara hukum yang berlaku mengingat bahwa perbuatan tersebut sangat membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa," terangnya.

Kemudian lanjut Tatang, "yang dilaporkan terkait hal: Pengaduan tentang Fitnah Melalui Media Elekronik ini terlihat jelas dalam surat kami," jelas Tatang menutupnya.

 

 

 

(MD)

Komentar Via Facebook :