Bocah 6 Tahun Tergilas Alat Berat PT Ganda Buanindo, Proses Hukum Lanjut !

Bocah 6 Tahun Tergilas Alat Berat PT Ganda Buanindo, Proses Hukum Lanjut !

Kampar Kiri, HATAMINEWS.COM - Tragis, unit alat berat milik perusahaan perkebunan dilingkungan Desa Lipat Kain Selatan Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar diduga memakan korban jiwa bocah 6 (enam) tahun yang merupakan anak dari pekerja di perusahaan perkebunan tersebut, terkait pemberitaan sebelumnya dengan link https://www.hataminews.com/berita/466/anak-pekerja-tewas-diduga-terlindas-alat-berat-milik-perusahaan-di-lipat-kain.html.

Hataminews.com, media online harian berita masa kini mengabarkan Kamis (04/03/2021) usai wawancara dengan Kepala Puskesmas Kampar Kiri, dr Dherma Bahari mengatakan bahwa kejadian tersebut lebih tepatnya dijelaskan oleh pihak berwajib di Kepolisian Sektor Kampar Kiri.

Namun, terkait penanganan medis terhadap bocah 6 (enam) tahun korban tergilas alat berat tersebut tiba di Puskesmas Kampar Kiri sekira pukul 20.03 WIB pada Selasa malam lalu (02/03) dan disaat pihaknya menerima korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa dengan kondisi mengenaskan dibagian kepala yang sudah tidak berbentuk lagi.

Disekujur tubuh korban ada mengalami luka lebam dan lecet pasca kecelakaan yang menimpa tubuh jenazah bocah tersebut. "Nama korban itu bocah usia 6 Tahun inisial M.NZM dan ayah bernama Surya Indra usia 41 Tahun, jenazah kita terima penanganannya sudah mengering luka-lukanya diperkirakan kejadian sudah hampir 2 jam.keluarga meminta menyegerakan penanganan medisnya karena ingin dimakamkan segera." Ungkap Dherma.

Menurut salah seorang warga yang enggan menyebutkan namanya, saat itu menyebutkan bahwa kejadian naas yang menimpa bocah tersebut di lingkungan area perusahaan perkebunan di Desa Lipat Kain Selatan Kecamatan Kampar Kiri, tepatnya di PT Ganda Buanindo.

"Alat berat itu diduga milik perusahaan, dan rencananya akan dimasukkan ke workshop karena jam kerja sudah selesai hari itu. Diindikasi kata warga lainnya itu bukanlah operator sebenarnya, sebab anak anak banyak didekat alat berat itu makanya disuruh beranjak. Malang nasib naas menimpa salah seorang anak tergilas alat berat." Beber warga yang enggan menyebutkan namanya saat ditemui hataminews.com disekitar luar area perusahaan perkebunan.

Kapolsek Kampar Kiri, Kompol Bambang Sugeng SH MH dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan atas kejadian tersebut. "Untuk korban sudah dilakukan tindakan medis di Puskesmas Kampar Kiri serta telah dimakamkan keluarga korban." Ujar Bambang.

Ditambahnya, "kita sudah koordinasi dengan Pak Kapolres, dan beliau perintahkan kita untuk menindaklanjuti kasus sebagai Attensi. Selanjutnya, saya perintahkan Kanit Reskrim Polsek Kampar Kiri beserta tim untuk memasang police line TKP dan menahan kunci unit alat berat tersebut serta memasang police line."

"Kita sedang mengumpulkan data dan keterangan saksi, hingga nanti akan ada proses hukum selanjutnya. Oiya, saya tadi didatangi oleh pihak perusahaan tersebut. Ya saya tetap lanjutkan proses hukumnya dan tentu menindaklanjuti perintah pimpinan." Pungkas Kapolsek Kampar Kiri yang sudah menjabat 8 bulan ini, namun belum mengetahui silaturahmi dari pihak perusahaan tersebut.

Ditutup Bambang Sugeng, "dihadapan bidang Humas perusahaan itu, saya perintahkan Kanit Reskrim untuk memproses segera penyelidikan kasus ini, dan kami menunggu laporan resmi dari pihak keluarga korban."

"Atas kejadian musibah ini, saya Kapolsek Kampar Kiri beserta jajaran menyampaikan turut berduka cita kepada pihak keluarga korban, diberikan ketabahan dan ketegaran, semoga almarhum ditempatkan disisi-NYA, Allah SWT." Ucapnya mengakhiri silaturahmi hataminews.com konfirmasi atas informasi yang dirangkum.

Komentar Via Facebook :