Ironis, Fisik Dari Pembangunan Stadion Mini Desa Gema Kecamatan Kampar Kiri Hulu Terkesan Tak Layak

Stadion Mini Desa Gema Belum Selesai Sudah Ambruk, Diduga 423 Juta Proyek Asal Jadi

Stadion Mini Desa Gema Belum Selesai Sudah Ambruk, Diduga 423 Juta Proyek Asal Jadi

Foto Internet, (24/04)

Kampar Kiri Hulu - Stadion Mini Desa Gema Kecamatan Kampar Kiri Hulu Kabupaten Kampar belum genap 6 bulan dan belum sempat diguna manfaatkan, Sabtu (24/04/2021) diketahui sudah ambruk fisik dari bangunan tribun penonton stadion mini yang dianggarkan pembiayaan senilai Rp. 423.100.000,- (empat ratus dua puluh tiga juta rupiah).

Disisi lain, kegiatan dari pembangunan yang dilaksanakan oleh CV Putra Bata sebagai pelaksana terlihat banyak dari fisik bangunan tribun stadion mini Desa Gema ini seperti 'proyek asal siap'. Salah satunya pada bagian tangga tribun penonton banyak yang retak dan ditambal ulang plasteran cor semenisasi, serta pada fisik bagian disisi tiang cor balok dititik sudut siku banyak yang terlihat retak.

Ditambah plasteran dinding tembok dan semenisasi banyak yang bisa di kelupaskan menggunakan jari tanpa mengeluarkan tenaga, terkesan adukan semenisasi banyak campuran pasir dan tanah biasa, sehingga terlihat rawan runtuh.

Pantauan hataminews.com langsung di Stadion Mini Desa Gema, 3 orang pekerja yang diperintahkan untuk memperbaiki fisik bangunan stadion yang ambruk dua hari yang lalu saat ditanyakan menjelaskan, bahwa mereka bekerja atas perintah via telpon seluler dari pelaksana kontraktor pemegang proyek.

"Kami ditelpon oleh Marlis ntah Nalis namanya, untuk memperbaiki sisi bangunan stadion mini yang runtuh ini. Soal dana, kami gak tau.ini kami yang talangi dulu. Kalau upah, ya biasanya harian disini sebesar Rp.180 ribu perhari."

Ditambahkannya, "kemungkinan perbaikan bagian ini aja menghabiskan anggaran 2 jutaan lah,." Sebut Al dan dua rekannya disela-sela istirahat bekerja memperbaiki reruntuhan fisik bagian dari stadion mini Desa Gema.

Ditempat terpisah (24/04), Kepala Desa Gema ditemui hataminews.com guna konfirmasi lebih lanjut mengakui tidak mengetahui terkait kegiatan pembangunan stadion mini tersebut secara merinci. "Kami taunya cuma melengkapi dukungan administrasi dalam surat menyurat agar terealisasinya pembangunan stadion mini ini. Karena ini tentu sangat diharapkan masyarakat dan pemuda olahraga." Pungkas Nizam Akbar diruang kerjanya.

"Namun sayang, dengan runtuhnya dari sisi bagian stadion mini itu. kami kecewa ! Ya mau gimana lagi, itu sudah ada pihak terkait yang punya kerjaan. Tentu kedepannya, kami berharap stadion mini ini layak dan bermanfaat sesuai spekulasinya sehingga tidak berbahaya nantinya bagi kami yang akan memakai stadion mini ini." Tegas Kades Gema.

Diwaktu yang berbeda, hataminews.com mencoba mencari tahu tentang CV Putra Bata dan menghubunginya via WhatsApp atas nama Taufik yang diketahui merupakan pimpinan atau pelaksana dari kegiatan pembangunan stadion mini Desa Gema Kecamatan Kampar Kiri Hulu Kabupaten Kampar.

Hingga Ahad (25/04/2021), setelah dikonfirmasi atas nama CV Putra Bata melalui Taufik. Hataminews.com tidak mendapatkan jawaban dan menerima balasan dari konfirmasi hataminews.com sebagai kontrol sosial publik.

Dan tentu ini, didukung oleh UU Pers, UU Keterbukaan Informasi Publik dan lainnya sesuai amanah UU 1945.

Komentar Via Facebook :