Bincang Subuh Bareng Kepala Desa Tarai Bangun

Bincang Subuh Bareng Kepala Desa Tarai Bangun

Tambang - Kepala Desa Tarai Bangun, Andra Maistar, S.Sos menyempatkan diri bersilaturahmi Sholat Subuh berjamaah pada Senin pagi, 26 April 2020 di Masjid Darussalam. Kegiatan silaturahmi  subuh keliling yang menjadi rutinitas Kades Tarai Bangun ini selalu disempatkan untuk dapat berbincang dan diskusi dengan pengurus masjid dalam rangka pembinaan masyarakat dan jamaah setempat.

Dalam kesempatan bincang diskusi kali ini Andra yang merupakan seorang sarjana sosial lulusan Universitas Riau ini menyampaikan sebuah prinsip *filosofi 4 (empat) “O”* yang dapat menjadi faktor pendukung kemajuan pembangunan dan pembinaan sosial di masyarakat dan jamaah setempat dalam kerangka _“fastabiqul khairat”_ yang artinya berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan dan _“Khairunnas Anfauhum Linnas”_  yang artinya sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi manusia lain. 

“ *“O” yang pertama* adalah *“Otak”* yang maknanya adalah seseorang sebaiknya bisa mendermakan sumbangan ide, pemikiran, kemampuan soft skil dan gagasan untuk kepentingan kemashlahatan bersama masyarakat. *“O” yang kedua* adalah *“Ongkos”* atau dana, yang maknanya adalah seseorang sebaiknya bisa memberikan sumbangan uang untuk kepentingan kemajuan bersama  masyarakat dan jamaah”, tutur Andra.

*“O” ketiga* adalah *“Otot”* atau tenaga, yang maknanya adalah sumbangan tenaga yang sebaiknya bisa diberikan untuk kepentingan kemajuan bersama. Bisa jadi seorang warga dan jamaah tidak bisa menyumbangkan uang atau pemikiran, namun ia bisa menyumbangkan tenaga sehingga setiap kondisi diperlukan atau kegiatan gotong royong selalu hadir dan siap membantu tenaga. Bisa saja seseorang tidak bisa hadir memberikan sumbangan tenaga namun ia bisa bantu dengan memberikan sumbangan dana.  Dan apabila ketiga unsur “O” diatas tidak satupun bisa ia berikan untuk kemashlahatan maka sebaiknya ia harus bisa berikan *“O” yang keempat* yaitu *“Ontok”* yang maknanya sikap “diam sajalah” jangan banyak komentar, jangan provokasi, jangan banyak recok, jangan banyak koar, jangan berisik terhadap apa yang sudah diikhtiarkan dan di-ijtihadkan dan dimufakatkan, oleh pengurus masyarakat, oleh pengurus masjid yang sudah berkorban sangat banyak, waktu, tenaga,  fikiran, biaya, dan sudah bertungkus lumus, berdarah-darah mengurusi masyarakat dan jamaah tanpa berharap pamrih dan tanpa pernah berharap gaji yang semata-mata hanya menginginkan kebaikan bersama, kemashlahatan bersama, kemajuan bersama, keselamatan bersama dan dalam rangka mencari keridhoan dari Allah Subhanahu Wata’ala semata”, imbuh Andra.

Hadir dalam bincang diskusi subuh ini Ketua Masjid Darussalam Budi Suhari, Sekretaris Masjid Darussalam Agus Sulaiman, Imam Masjid Darussalam Ustadz Beni Putra, dan beberapa anak-anak anggota didikan subuh calon generasi penerus Masjid Darussalam yang selalu setia meramaikan Masjid Darussalam dan giat belajar Qur’an di masjid, yang ikut nimbrung dan menyimak dengan antusias diskusi ini, diantaranya adalah ananda Iqbal, Fathir, Ikram, Kila, dan lain-lain.

Subuh berkah Senin di Masjid Darussalam kali ini selain dikunjungi oleh Kepala Desa Tarai Bangun juga dikaruniai dengan hujan yang insya Allah penuh rahmat dan keberkahan dari Allah Subhanahu Wata’ala. Bincang silaturahmi pagi ini diakhiri dengan kembali ke rumah masing-masing saat hujan sudah mulai mereda menjelang pukul 06.20 wib pagi.

Komentar Via Facebook :