Warga Hilang Disungai Ditemukan Tak Bernyawa, Keluarga Sampaikan Ungkapan Terima Kasih

Warga Hilang Disungai Ditemukan Tak Bernyawa, Keluarga Sampaikan Ungkapan Terima Kasih

M. Ayyub, Pihak Keluarga Korban (Pak Mamat)

Kampar Kiri - Kabar warga hilang 3 hari yang lalu di Aliran Sungai Kampar yang melintasi Kecamatan Kampar Kiri, tepatnya di Desa Lipat Kain Selatan dan kini (02/05/2021) telah ditemukan dari lokasi kejadian dengan jarak lebih kurang 11 kilometer.

Warga itu bernama Raden Rahmat Sayuti, yang akrab disapa Pak Mamat oleh warga sekitarnya.

Ayub, salah seorang keluarga korban (Pak Mamat, red) ketika ditemui hataminews.com menceritakan bahwa suami dari etek (bibi, red) nya itu pada hari diketahui hilang tersebut pamit hendak kesungai dengan alasan mencari ikan seperti aktifitas nelayan biasanya.

Namun naas, nasib dan takdir berkata lain. Pak Mamat sejak sore hari izin pamit hendak ke sungai itu tak kunjung kembali ke rumah yang ditempatinya bersama anak dan istrinya yang berada di Desa Lipat Kain Selatan Kecamatan Kampar Kiri.

Hingga malam dinyatakan hilang itu sampai pagi tadi (02/05) dilakukan pencarian oleh warga setempat, dan dibantu oleh Tim Basarnas Kabupaten Kampar, Tim Tagana Kabupaten Kampar, Kepolisian Setempat dan seluruh elemen yang berada di wilayah setempat.

Pukul 09.25 WIB, pak Mamat ditemukan oleh warga dalam kondisi mengapung dengan posisi telungkup di perairan aliran Sungai Kampar.

Dalam kesempatan ini, usai ditemukan dan disemayamkan pihak keluarga Raden Ahmat Sayuti (Lk, 50 Th) yang semasa hidupnya akrab disapa Mamat, diwakili Ayub menyampaikan terima kasih, senadanya juga ungkapan duka dan mohon doa untuk Almarhum Mamat kepada masyarakat serta seluruh elemen bersama unsur pemerintahan yang turut berpartisipasi dalam pencarian korban.

"Kami pihak keluarga mengucapkan terima kasih kepada Tim Sar, Tagana, Nelayan bersama masyarakat yang telah bersusah payah mencari almarhum, semoga jasa para tim beserta masyarakat hingga para nelayan turut serta hendaknya dibalas berlipat ganda oleh Allah SWT... Dan disini, kami juga menyampaikan ungkapan permohonan maaf kepada semua pihak atas kekhilafan salah kami dalam melayani serta menanggapi dalam hal ini." Tutur Ayub.

Dilanjut Pria yang juga merupakan Ketua KPB Kenegerian Gunung Sahilan ini menambahkan, "mari kita berdoa bersama untuk almarhum, semoga ditempatkan ditempat yang layak di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan tabah sabar serta ikhlas atas musibah duka atas kepergian Pak Mamat (Almarhum, red)." Pungkas Ayub yang menjabat Kepala Dusun Desa Gunung Sahilan.

Komentar Via Facebook :