Pelabuhan Dumai Berstandar Internasional, Evakuasi Master Kapal MT ARK Progress Oleh Polres Dumai

Kapal Dari India Dipelabuhan Dumai, 4 ABK Positif Covid-19

Kapal Dari India Dipelabuhan Dumai, 4 ABK Positif Covid-19

Kota Dumai - Buah Kelapa Sawit adalah hasil unggulan Provinsi Riau Indonesia yang diolah menjadi minyak sawit dan selanjutnya diolah menjadi produk turunan seperti makanan, sabun dan lain sebagainya. Setiap tahun Provinsi Riau menghasilkan 8.72 Juta Ton minyak sawit, dikosumsi oleh didalam negeri bahkan ekspor ke luar negeri. Kapal MT ARK Progress salah satu angkutannya yang mengangkut minyak sawit tujuan ekspor dari Kota Dumai Provinsi Riau menuju ke Negara India dengan bobot 6000 Metrik Ton.

Ironisnya, saat berada diperairan laut Kota Dumai guna proses muat angkutannya di pelabuhan dermaga PT Energi Unggul Persada Kota Dumai diketahui bahwa Master Kapal Motor berbendera India M.T ARK Progress dinyatakan Positif Covid-19, yakninya inisial JRM (Ok, 64 Th).

Demikian dikatakan Kapolres Kota Dumai, AKBP Andri Ananta Yudistira SIK MH kepada pewarta (02/05/2021). "Hal ini sejak awal, kita intens berkoordinasi dengan pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan Dumai dan Dinas Kesehatan Kota Dumai untuk evakuasi WNA asal India yang terpapar Covid-19 ini." Ujar Andri.

"Untuk tindakan kami berkoordinasi, ruang isolasi pasien Positif Covid-19 RSUD Kota Dumai telah penuh. Hingga kita evakuasi ke RS di Kota Pekanbaru pada Minggu (02/05) dengan pengawalan ketat." Terangnya.

Kegiatan ini dijelaskan Kapolres, bahwa sesuai aturan, pemantauan dan penanganan keluar masuknya kapal di pelabuhan Dumai menggunakan standar internasional.

"Disini diketahui awak kapal MT.ARK Progress positif Covid-19, saat kapal akan masuk pelabuhan dengan posisi diperairan luar area pelabuhan, petugas kesehatan pelabuhan melakukan pengecekan atau pemeriksaan terhadap seluruh awak kapal." Beber Andri Ananta Yudistira.

Tambah mantan Kapolres Kampar yang muda dan energik ini, "kita menggunakan kapal tunda, petugas naik ke atas kapal dan melakukan standar pengecekan terhadap seluruh awak kapal sebanyak 21 orang menggunakan swab antigen dan didapatkan 1 orang reaktif yakni kapten kapal."

Selanjutnya, dilakukan swab PCR dengan hasil positif dan kapal diberhentikan serta dikarantina dengan menaikan bendera kuning. "Kemudian kita berkoordinasi melalui pihak kesehatan ke Satgas Covid-19 Kota Dumai guna memindahkan pasien Positif ke rumah sakit. Dikhawatirkan lagi mereka ini dari Negara India yang merupakan negara pandemi Covid-19." Pungkasnya.

Seluruh awak kapal yang awalnya negatif swab antigen diperintahkan tetap berada di kapal dan dilakukan swab PCR sebagai bentuk kewaspadaan Satgas menghadapi pasien dari negara bahaya Covid-19 ini" Ungkap Kapolres Dumai lagi.

"4 orang ABK dinyatakan positif sehingga dilakukan pemisahan awak kapal, dan terhadap yang positif dilakukan perawatan diatas kapal menunggu perkembangan dari tim kesehatan pelabuhan," Imbuhnya menutup.

 

 

 

 

**

Komentar Via Facebook :