Ditagih Hutang, Bupati Kampar Diduga Terkesan Bohongi Jasa Konsultan Hukum Ini

Ditagih Hutang, Bupati Kampar Diduga Terkesan Bohongi Jasa Konsultan Hukum Ini

Iskandar Halim

Kantor Advokat Iskandar Halim Munthe, S.H, M.H Layangkan Somasi Dari Jakarta Ke H.Catur Sugeng Susanto, S.H, M.H (Bupati Kampar)

KAMPAR – Bupati Kampar yang kini dipimpin H.Catur Sugeng Susanto, S.H, M.H seorang diri tanpa wakil sejak wafatnya H.Azis Zaenal, S.H, M.M (Bupati Kampar sebelum kini) mendapat somasi terkait Jasa Pendampingan Hukum dari Kantor Advokat Iskandar Halim, S.H, M.H dari DKI Jakarta - Indonesia.

Dijelaskan Iskandar Halim kepada wartawan pada Rabu sore (30/06/2021), Jasa Pendampingan Hukum belum direalisasikan pembayarannya senilai Rp.100.000.000,- (seratus juta rupiah), awalnya dilakukan pembayaran sebesar Rp.50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) dari kesepakatan Jasa Konsultan Kuasa Hukum total Rp.150.000.000,- (seratus lima juta rupiah).

"surat kuasa dan perjanjian jasa konsultan dilakukan sudah 4 tahun berlalu dan telah jatuh tempo, maka kami mohon agar Bupati Kampar dapat menyelesaikan pembayaran dengan waktu sesegaranya tentang bantuan hukum non litigasi ini," kata Advokad Iskandar Halim Munthe wawancara via telepon selulernya.

Dilanjutkannya, "melalui surat somasi pertama ini, agar dapat menyelesaikan atau membayarkan kewajiban saudara sebesar Rp 100.000.000 (seratus juta rupiah) paling lambat 7 hari setelah surat somasi ini dilayangkan."

Berdasarkan Surat Kuasa No.25/IH&R/XI/2016 Tanggal 14 November 2016 menyatakan kesepakatan kuasa hukum ditandatangani kedua belah pihak antara H.Azis Zaenal, S.H, M.M - H.Catur Sugeng Susanto, S.H. dan Kantor Advokat Islandar Halim, S.H, M.H.

"Pihak pertama, H.Azia Zaenal, S.H, M.M dan saya Pihak Kedua telah membuat akta perjanjian jasa konsultan hukum No.03/IH&R/APJKH/XI/2016, sesuai pada pasal 4 ayat 1. Pihak pertama berjanji dan berkewajiban memberikan imbalan jasa tersebut dan pihak kami sudah melayangkan penagihan tahap 1 yang dibayarkan saat itu sebesar 50 Juta Rupiah." Ujar mantan Wartawan dari Kampar yang hengkang ke Jakarta menjalani Profesi Advokatnya.

Diceritakan Advokat muda ini, "Almarhum Pak Aziz sudah membayar 50 Juta, sisanya terus dilakukan penagihan. Namun disaat dilakukan penagihan, pak aziz mengalami sakit dan kemudian setelah mas catur menggantikan Aziz Zainal sebagai Bupati Kampar, kita juga sudah melakukan penagihan secara lisan kepada Catur Sugeng Susanto. Sepertinya Catur Sugeng selalu menghindar."

"Saya dari Jakarta dijanjikan untuk jumpai Catur di Kabupaten Kampar melalui komunikasi ajudan-ajudannya, namun hingga tiket pesawat jam 4 sore (13/06) tak kunjung juga ada kabar selanjutnya setelah tiba dikampar, saya balik ke Jakarta dengan kekecewaan makanya saya melayangkan somasi." Terangnya.

Jika somasi pertama ini tidak ditanggapi, pihaknya akan layangkan somasi kedua  dan sampai gugat ke tahap Pengadilan. "Kantor kita dulu berkedudukan di Pekanbaru, akan di ajukakan gugatan ke Pengadilan Pekanbaru." Cetus Pak Is.

Advokat Iskandar Halim menegaskan, "ya, langkah  pidananya juga akan kita lakukan. Dalam hal ini mungkin bisa saja unsur penipuan, karena dia (catur) telah melakukan rangkaian kata bohong dan kita akan coba buat laporan ke Polda Riau."

Selanjutnya diakhir pembicaraan wawancara via telepon ini, disampaikan Tim Kantor Advokat Iskandar Halim agar Catur Sugeng Susanto menepati program janjinya saat kampanye, diantaranya memberikan kuasa hukum kepada masyarakat kurang mampu.

"Saat kampanye di Kecamatan Tapung waktu itu, masyarakat menyambut baik dan berterima kasih dengan adanya Calon Bupati dan Wakil Bupati Kampar yang menghadirkan kuasa hukum langsung bagi masyarakat kurang mampu. Ya itu dari kampanye pasangan Azis - Catur." Ingatnya.

Hingga berita ini tayang, Bupati Kampar yang kini dijabat oleh H.Catur Sugeng Susanto, S.H, M.H belum dapat dihubungi di dua nomor telepon seluler yang tersimpan dikontak wartawan dengan nomor 0813-9855-79xx dan 0811-758-2xx.

 

 

BangDik

Komentar Via Facebook :